Home Perencanaan Cara Bijak Mengelola Bonus Tahunan

Cara Bijak Mengelola Bonus Tahunan

by Mas Abadi

Akhir tahun tentunya sering menjadi sebuah momen yang telah lama ditunggu-tunggu oleh para kita sebagai seorang pekerja. Tentu saja karena adanya bonus tahunan, dan juga tunjangan hari raya (THR) yang dapat membuat rekening kita semua menjadi lebih gemuk.

Sayangnya, tidak semua karyawan dapat menikmati bonus di akhir tahun. Karena nyatanya ada pula perusahaan yang dengan sengaja untuk tidak memberikan tambahan gaji ini. Namun, hal ini tentunya sah-sah saja dikarenakan pemberian bonus pada akhir tahun tidak diatur didalam Undang-Undang Ketenagakerjaan atau dapat disimpulkan bahwa bonus ini ditetapkan sesuai dengan aturan kebijakan perusahaan.

Secara umumnya, bonus akhir tahun akan diberikan disaat kinerja tahunan perusahaan telah melebihi dari target yang telah ditentukan sebelumnya. Besar kecilnya bonus yang akan diterima oleh para karyawan juga tergantung kepada prestasi perusahaan atau juga dari prestasi karyawan itu sendiri.

Karyawan baru dapat menuntut akan pembayaran bonus jika pemberian bonus di akhir tahun terdapat di perjanjian kerjasama yang telah sebelumnya disepakati oleh kedua belah pihak.

Jika kamu telah termasuk karyawan beruntung yang bisa mendapatkan bonus akhir tahun, jangan kamu biarkan uang bonus kamu lenyap begitu saja. Sebaliknya, kamu harus mengetahui bagaimana cara mengatur keuangan secara tepat agar keuntungan berlipat.

Tips Kelola Bonus Tahunan

Berikut ini beberapa cara mengelola bonus tahunan, yaitu :

  • Lunasi utang serta tagihan

Jika kamu masih mempunyai beban tagihan, kamu harus prioritaskan uang bonus akhir tahunmu untuk melunasinya. Apalagi, jika kamu mempunyai beban tagihan lebih besar dari 30% total penghasilan bulanan kamu. Itu artinya adalah kondisi keuangan kamu sudah berada di zona merah yang mana sudah tidak sehat.

Semakin cepat hutang terlunasi, semakin ringan pula beban bunga yang harus kamu bayar. Jika kamu tidak dapat langsung melunasi hutang dengan banyaknya bonus yang telah didapatkan, setidaknya kamu dapat membayar sebagian sehingga cicilan pinjaman kamu tidak lebih dari 30% gaji bulanan.

  • Tabung dana darurat

Situasi tidak terduga bisa membuat banyak orang menjadi tergoda untuk  menggunakan pinjaman online atau dari berbagai jenis pinjaman dana utang lainnya. Namun sebetulnya, situasi yang mendesak pun tidak dapat untuk dijadikan bahan pembenaran untuk berhutang.

Sebab, di dalam cara mengelola keuangan yang baik dan benar, seharusnya kamu sudah mempunyai tabungan dana darurat. Tabungan inilah nantinya yang dapat kamu andalkan disaat mengalami situasi mendesak yang datang.

Besarnya berapa dana darurat yang harus kamu siapkan tentu berbeda-beda pada tiap orang. Perhitungannya pun tergantung kepada status perkawinan ataupun jumlah tanggungan.

Beberapa perencana pengelolaan keuangan mensyaratkan akan besar dana darurat tersebut sebesar enam kali dari pengeluaran bulanan untuk kamu yang masih lajang dan sembilan kali dari pengeluaran bulanan untuk kamu yang sudah menikah, dan juga 12 kali dari pengeluaran bulanan untuk kamu yang sudah menikah serta telah mempunyai anak.

Dengan pertimbangan bahwa suatu saat kamu mengalami hal tidak diharapkan, seperti misalnya di-PHK, kamu masih mempunyai waktu selama kurang lebih enam bulan untuk dapat mencari sumber-sumber pemasukan baru.

  • Investasi

Jika kamu ingin bonus akhir tahun kamu memberikan sebuah keuntungan yang lebih, jangan lupa untuk melakukan sebuah investasi. Pilihlah instrumen investasi yang sesuai tujuan keuangan yang telah kamu miliki.

Jika kamu menginginkan imbal hasil dalam jangka panjang, kamu dapat berinvestasi saham yang memiliki jangka waktu mulai dari 5 hingga 10 tahun.

Sedangkan untuk investasi reksadana campuran serta pendapatan tetap bisa kamu pilih kalau kamu mempunyai tujuan keuangan dalam jangka waktu 3 hingga 5 tahun. Sementara itu, untuk tujuan investasi jangka pendek dengan kurun waktu 1 hingga 3 tahun, kamu dapat berinvestasi di instrumen emas, deposito, ataupun surat utang negara.

  • Modal usaha

Buat kamu yang sudah lama menginginkan sebuah penghasilan tambahan, bonus akhir tahun dapat juga kamu alokasikan sebagai tambahan modal bisnis usaha. Namun, pastikan kamu telah membuat rencana bisnis usaha yang sudah matang sebelumnya. Jangan asal membuka usaha hanya dikarenakan telah memiliki modal.

  • Prioritaskan tujuan finansial lain

Punya rencana menikah dalam waktu dekat atau bahkan mungkin berencana untuk mengambil sebuah kredit pemilikan rumah ( KPR )? Sekaranglah saatnya kamu untuk merealisasikan tujuan finansial yang kamu impikan. Misalnya, dengan kamu menambahkan alokasi DP KPR sehingga nantinya cicilan yang harus kamu bayarkan menjadi lebih ringan.

  • Hadiah untuk diri sendiri

Setelah semua pos pos yang telah disebutkan diatas terpenuhi, jangan lupa kamu sisihkan bonus akhir tahunmu untuk dapat menyenangkan diri kamu sendiri. Bagaimanapun juga, bonus yang telah kamu dapatkan tentu merupakan hasil dari jerih payahmu bekerja. Namun, jangan sampai kebablasan menikmati bonus. Jika kebablasan, nantinya uang bonusmu akan hilang dengan sia – sia.

 

You may also like