Home Perencanaan Biaya Haji Sesuai Standar Kemenag

Biaya Haji Sesuai Standar Kemenag

by Mas Abadi
biaya haji

Haji merupakan impian semua muslim, apalagi bagi mereka yang mampu tentu berangkat menuju negara dimana Ka’bah berada bukanlah hal yang mudah. Namun bagi yang memiliki keterbatasan finansial mengumpulkan biaya haji tidaklah mudah. Karenanya banyak sekali yang memilih untuk mengikuti program tabungan haji baik di bank-bank Syariah maupun di lembaga yang memiliki izin dalam mengelola keberangkatan haji.

Jika ingin pergi haji tentu ada biaya dan syarat yang harus dipenuhi bagi para calon haji, tentunya harus sesuai dengan standar dari Kementrian Agama. Jika tidak sesuai dengan standar, maka negara akan memberi sanksi pada lembaga yang bekerja sama dengan Kemenag. Namun, sebelum membahas tentang biaya ada baiknya bila kita membahas mengenai syarat wajib bagi para calon haji.

Syarat wajib bagi muslim yang ingin berangkat haji

Wajib berarti harus dilaksanakan dan jika tidak dilakukan maka hukumnya dosa, untuk muslim yang sudah sesuai dengan persyaratan maka sudah dianggap wajib melaksanakan ibadah haji. Lalu apa saja syarat yang dimaksud? Simak penjelasan di bawah ini :

  • Islam

Tentu hanya mereka yang beragama Islam yang wajib melaksanakan ibadah haji dan hanya mereka menganut agama Islam yang dapat memasuki Tanah Haram’.

  • Sudah cukup umur (baligh)

Syarat selanjutnya adalah sudah memiliki umur yang cukup atau sudah baligh, itu tandai dengan mimpi basah pada para pria dan menstruasi pada para wanita. Lalu bagaimana jika saat pergi haji, namun mengajak anggota keluarga yang belum cukup usianya? Maka hajinya tetap dianggap sah, tetapi tidak memenuhi syarat haji.

  • Memiliki akal sehat

Hanya mereka yang memiliki akal sehat, tidak hilang ingatan dan tidak gila yang memenuhi syarat haji. Bagaimana jika ada dari mereka yang gila tetap melaksanakan haji? Maka hajinya dianggap tidak sah.

  • Merdeka

Merdeka atau bukan sebagai budak. Zaman sekarang memang sudah tidak ada perbudakan, namun syarat ini tetap merujuk kepada mereka yang tidak mampu atau hamba sahaya sekalipun mereka beragama Islam.

  • Mampu

Mampu disini tidak dari segi finansial, tapi juga dari segi fisik dan kesehatan. Seperti yang sudah disebutkan pada rukun Islam kelima, pergi haji ke baitullah bila mampu. Karenanya bagi mereka yang beragama Islam dan mampu, maka wajib hukumnya untuk berangkat haji dan melaksanakannya.

biaya haji

Setelah membaca tentang syarat-syarat wajib bagi Anda yang ingin pergi haji, mari kita masuk kepada pembahasan biaya bagi umat Islam yang akan pergi haji. Kementerian Agama memprediksi jika biaya untuk haji pada tahun 2021 akan mengalami peningkatan yang tinggi, apalagi dengan keadaan perekonomian yang saat ini sedang tidak stabil dikarenakan pandemi.

Biaya Haji Tahun 2021 Menurut Kemenag

Menurut Kemenag, peningkatan biaya tahun ini mencapai Rp 9,100.000. Semua itu mencakup biaya untuk protokol kesehatan yang mencapai angka Rp 6,600.000, lalu adanya kenaikan kurs yang mencapai Rp 1,400.000 dan juga kenaikan biaya pada akomodasi hingga Rp 1,000.000. Seorang staf Kemenag mengatakan, jika kenaikan-kenaikan tersebut disebabkan oleh naiknya nilai tukar dollar.

Maka karena kenaikan tersebut, biaya yang biasanya hanya Rp 34,900.000 akhirnya mencapai angka Rp 44,000.000 lebih. Walaupun sebenarnya anggota Komisi VIII DPR mengajukan agar dapat menurunkan biaya tersebut, karena pandemi yang saat ini sedang melanda. Namun, pada kenyataannya hal tersebut tidak mungkin dilakukan. Malah dengan adanya Covid-19, segala sesuatunya menjadi mahal.

Walau sebenarnya sebelum adanya Covid-19, protokol kesehatan tetap dilakukan. Tapi, saat ini protokol kesehatan harus dilakukan dengan lebih ketat dan itu membuat biaya untuk pengecekan kesehatan menjadi berlipat ganda. Karena mau tidak mau, para calon jemaah wajib melakukan swab atau PCR hingga berkali-kali selama mereka menjalani karantina lima hari di embarkasi haji.

Keberangkatan para calon haji tahun ini masih menunggu keputusan dari pihak Arab Saudi, sambil menunggu keputusan pihak Arab Saudi maka yang bisa dilakukan oleh pemerintah Indonesia adalah melakukan persiapan, seperti melakukan vaksinasi kepada para calon haji yang dinyatakan siap untuk berangkat dan memenuhi syarat.

Kemenkes juga memberikan beberapa tips kesehatan kepada para calon haji agar tubuh tetap bugar dan sehat selama berada di Tanah Suci.

  • Makan makanan bergizi
  • Rajin minum air putih sebanyak 8 gelas setiap hari
  • Melakukan olahraga ringan, seperti berjalan kaki
  • Hindari rokok dan alkohol
  • Periksakan kesehatan secara rutin
  • Jika memiliki penyakit yang mengharuskan mengkonsumsi obat-obatan, maka jangan pernah dilewatkan, tetap konsumsi obat sesuai aturan
  • Beristirahatlah yang cukup

Nah, itulah syarat-syarat untuk menjalankan ibadah haji, biaya haji yang kemungkinan akan dikenakan kepada para calon haji, juga beberapa tips agar tubuh tetap sehat dan bugar saat melaksanakan ibadah haji. Semoga semua informasi ini dapat berguna bagi Anda yang akan menjalankan atau baru merencanakan perjalanan haji.

You may also like