Home Bisnis Berikut Keuntungan dan Tips Memelihara Sapi

Berikut Keuntungan dan Tips Memelihara Sapi

by Mas Abadi
memelihara sapi

Peternakan sapi menjadi salah satu kesempatan dan juga peluang bisnis dengan keuntungan yang sangat besar untuk jangka panjang. Sebab, kebutuhan akan daging sapi setiap harinya terus meningkat dan tidak lekang oleh waktu, sehingga Anda bisa mendapatkan keuntungan yang banyak, baik untuk sapi satuan maupun daging yang sudah dipotong. 

Perlu Anda ketahui juga, proses peternakan sapi sejak dulu ini hingga saat ini sudah menjadi bisnis dengan keuntungan yang tinggi. Tidak heran jika pemilik sapi juga memiliki pabrik olahan daging sapi, meskipun hanya supplier daging potong. Lalu, apa saja keuntungan memelihara sapi? Yuk, simak ulasannya berikut ini. 

Keuntungan ternak sapi 

Menjalankan bisnis ternak sapi ini pastinya memerlukan modal yang sangat besar dan juga proses pemeliharaannya yang cukup sulit dan lama dibandingkan dengan usaha ternak lainnya, misalnya ternak ayam, kambing dan bebek. Oleh sebab itu, walaupun ini menjadi usaha yang menarik sebab keuntungannya sangat besar dan banyak permintaan dari pasar yang tidak akan sepi, tetapi banyak juga yang ragu untuk memulai usaha ternak sapi ini. 

Apabila Anda tertarik untuk terjun di bisnis ini namun tidak memiliki pengetahuan sama sekali mengenai cara beternak yang benar, ada baiknya Anda harus memiliki niat dan kesungguhan untuk mempelajari berbagai prosesnya. Bisnis ini membutuhkan modal yang besar dan kesabaran yang ekstra untuk dapat membangun kandang, melakukan perawatan, memilih bibit dan strategi beternak yang benar. 

Tidak hanya dagingnya saja yang bermanfaat untuk bisnis sapi potong, bisnis ternak sapi pun dapat memperoleh susu yang dapat diolah menjadi banyak produk, misalnya keju, yoghurt dan lainnya. Pastinya modal yang besar dengan seluruh kesulitan beternaknya ini akan terbayar jika Anda mendapatkan keuntungan hingga ratusan juta rupiah. 

Nah, berikut ini terdapat beberapa hal yang harus Anda pahami tentang usaha ini, termasuk juga jenis-jenis sapi ternak, tahapan dan tips untuk memulai usaha ini.

Jenis-jenis sapi potong 

Sapi yang dipakai untuk bisnis ternak dapat berasal dari sapi impor, sapi lokal maupun sapi hasil persilangan. Di bawah ini beberapa jenis sapi yang sering digunakan untuk bisnis sapi potong di Indonesia: 

1. Sapi ongole 

Sapi ini merupakan sapi asli India dan populer di kalangan pengusaha peternakan karena dapat beradaptasi dengan  iklim tropis. Sapi jenis ini menjadi dewasa pada usia 4-5 tahun dan cenderung tumbuh lambat, sehingga sering dikawinkan dengan jenis sapi lain. Ciri-ciri dari sapi ini yaitu fisiknya seperti warna kulit putih, warna kepala agak gelap dan terlihat abu-abu, postur tubuh cukup panjang, leher agak pendek, dan kakinya panjang.

2. Sapi bali 

Sapi bali juga banyak digunakan untuk bisnis ternak sapi potong. Sapi ini berwarna coklat, tetapi seiring bertambahnya usia, warnanya menjadi lebih gelap. Tekstur dagingnya lembut dan rendah lemak. Jenis ini biasanya cocok untuk dikembangbiakkan di dataran rendah di daerah Bali, NTT, Sulawesi dan NTB. 

3. Sapi madura 

Sapi yang satu ini adalah sapi lokal yang mempunyai punuk sebagai salah satu ciri khasnya. Pertumbuhan dari sapi ini cenderung sangat lambat, tetapi cocok untuk bisa memperoleh keuntungan dalam usaha peternakan. 

4. Sapi impor 

Perkembangan teknologi telah memungkinkan untuk memelihara sapi dari negara-negara subtropis di Indonesia. Sapi-sapi ini mempunyai keunggulan dibandingkan sapi lokal, yaitu dari segi tinggi badan. Sebagian sapi impor yang paling terkenal adalah sapi Limosin di Prancis, sapi Aberdeen Angus di Skotlandia, sapi Simental di Swiss dan sapi Brahman di India, yang juga dikembangbiakkan di banyak negara lain.

Proses dan tips sukses beternak sapi potong 

Usaha ternak sapi tidaklah mudah untuk dilakukan. Untuk Anda yang tertarik dengan usaha ini, maka ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum mulai terjun dibidang ini. 

1. Siapkan modal 

Bisnis peternakan membutuhkan banyak uang, jadi jangan ragu untuk membuat rencana yang matang. Hasil  yang Anda terima nantinya  bisa menjadi kelipatan dari modal ini. Modal awal minimal harus cukup untuk memenuhi kebutuhan  sapi pertama. Selain mencari modal berupa uang, cari informasi lebih lanjut, perluas pengetahuan dan  jaringan dengan perusahaan peternakan lainnya.

2. Buat kandang 

Langkah pertama yang penting yaitu menyiapkan kandang. Pembangunan kandang  sapi potong tergantung dari luas peternakan dan anggaran dana dari Anda. Namun, secara umum kandang setidaknya harus mampu melindungi ternak dari cuaca. Ada tiga jenis kandang yaitu terbuka, semi terbuka dan tertutup. 

3. Memilih bibit

Pemilihan benih sangat berpengaruh pada sapi yang akan dipelihara selanjutnya. Jadi, tentu saja, jika Anda memilih jenis sapi yang baik, Anda juga akan mendapatkan banyak sapi yang baik.

4. Melakukan perawatan 

Kandang wajib dibersihkan setiap hari agar tetap bersih dan kering agar terhindar dari penyakit dan virus yang menjangkiti tubuh ternak. Pastikan air hujan tidak terciprat ke dalam kandang. Itu membuat kandang lembab dan berbau dan cenderung menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri, virus dan bakteri.

You may also like