Home Bisnis Bagaimana Cara Memulai Bisnis Jasa Transportasi dan Logistik

Bagaimana Cara Memulai Bisnis Jasa Transportasi dan Logistik

by Mas Abadi
bisnis logistik

Cara untuk memulai bisnis jasa transportasi dan logistik bisa menyulitkan siapapun. Bisnis satu ini merupakan industri yang rumit untuk memulainya, bukan hanya soal padat modal saja, namun Anda juga harus bisa diandalkan. Di dalam industri tersebut kredibilitas seseorang menjadi begitu penting apalagi untuk perusahaan baru, dimana sebuah bisnis yang memerlukan layanan transportasi tentu harus mengetahui bahwa Anda tidak mengecewakan.

Berbagai ancaman yang akan ditemukan pada bisnis transportasi ini bukan hanya kemacetan di jalan raya, kecelakaan hingga korban jiwa, namun juga permasalahan keuangan. Sebaiknya jangan terlalu percaya diri, Anda perlu melakukannya perlahan dan tentunya mempunyai keahlian yang diperlukan. Nah, sesuai dari judul artikel tersebut terkait bagaimana cara untuk memulai bisnis jasa transportasi dan logistik. Untuk penjelasan lebih lengkapnya silahkan simak ulasan berikut ini.

1.       Menentukan Jenis Usaha Apa yang Ingin Dijalankan

Apakah Anda memiliki rencana untuk menjalankan dengan status kepemilikan perseorangan perusahaan atau perseroan terbatas? Masing-masing dari pada itu mempunyai keunggulan dan kekurangan berbeda. Anda perlu melakukan riset sendiri untuk mencari tahu jenis apa yang diinginkan, sebab setiap jenisnya terdapat syaratan yang berbeda-beda pula.

2.       Dapatkan Nomor Pajak

Apabila Anda berstatus kepemilikan tunggal maupun perusahaan dari satu, itu berarti Anda bisa memakai nomor jaminan sosial milik Anda. Anda harus memperoleh nomor pajak, dimana nomor tersebut memungkinkan Anda mendaftarkan bisnis milik pribadi yang nantinya nomor ini akan digunakan sebagai pengatur status pajak Anda ke pihak pemerintah.

Semua karyawan yang Anda beri pekerjaan wajib memakai nomor tersebut saat para karyawan mengajukan pajak milik mereka, sebab nomor ini untuk mengidentifikasi usaha Anda dari pihak pemerintah

3.       Menulis Rencana Bisnis

Di dalam rencana bisnis tentu Anda perlu menuliskan nama perusahaan, jenis usaha yang akan Anda buka, serta dimana bisnis ini berada. Setelah itu Anda wajib mendaftarkan bisnis milik Anda ke Sekretaris Negara.

Rencana bisnis merupakan dokumen kerja yang bisa berubah sewaktu-waktu. Saat Anda memulai sebuah bisnis, tentu rencana bisnis milik Anda merupakan pokok utama yang harus diprioritaskan terkait apa yang akan Anda lakukan serta bagaimana Anda melakukannya.

4.       Merencanakan Keuangan Anda

Untuk memulai bisnis tersebut Anda wajib mempunyai untuk bisa memulainya. Agar bisa memperoleh pinjaman, Anda harus menunjukan ke pemberi pinjaman serta investor lain terkait rencana bisnis yang jelas dan tertata.

Kondisi ini juga termasuk dengan apa yang Anda perlukan untuk memulai bisnis, seperti peralatan keselamatan, kendaraan hingga alat komunikasi.

5.       Dapatkan Lisensi untuk Bisnis Anda

Untuk keperluan ini Anda perlu menanyakan langsung ke kantor kotamadya perihal menentukan lisensi seperti apa yang diperlukan untuk bisa membuka Anda dengan legal. Selain itu Anda mungkin harus mendaftarkan bisnis milik Anda ke pemerintah atau sekretaris. Periksalah situs website negara untuk memperoleh informasi dan tidak perlu ragu untuk menghubungi mereka jika membutuh berbagai petunjuk.

6.       Persyaratan Lain

Saat Anda membuka bisnis transportasi, pastikan bahwa kendaraan telah memenuhi kriteria sesuai bisnis yang dijalankan. Cobalah untuk meluangkan sedikit waktu untuk mengembangkan perencanaan bisnis agar dapat memastikan bahwa diri Anda sudah benar-benar siap untuk menjalankan semua rintangan yang ada.

7.       Asuransi

Anda harus mempunyai asuransi yang tepat, entah itu untuk bisnis milik Anda sendiri hingga asuransi untuk pengemudi serta kendaraan yang digunakan, memastikan bahwa seluruh kendaraan dan pengemudi telah diasuransikan. Hal ini termasuk kompensasi untuk para karyawan, atau asuransi kargo bila Anda mengirim barang. Tapi lagi-lagi, hal ini tergantung dari jenis bisnis seperti apa yang Anda jalankan.

8.       Peralatan

Di dalam rencana bisnis tentu Anda perlu menunjukan berbagai alat yang dibutuhkan, mulai dari jumlah unit kendaraan, printer, mesin faks yang dibutuhkan kantor, Periksa kembali seluruh persyaratan yang dibutuhkan terkait peralatan perusahaan sesuai dengan jenis bisnis yang Anda lakukan.

9.       Para Karyawan

Apabila Anda harus mempekerjakan karyawan, tentu Anda perlu memastikan dahulu bahwa Anda sudah mempekerjakan karyawan berdasarkan hukum yurisdiksi Anda. Seperti menerapkan standar operasional prosedur dengan kompetensi para karyawan yang jelas, hal ini dilakukan agar calon karyawan baru bisa mengukur kemampuan diri mereka masing-masing dan mengetahui apa SDM seperti apa yang dibutuhkan oleh perusahaan Anda.

Terdapat begitu banyak hal terkait membuka bisnis jasa transportasi dan logistik, maka dari itu Anda perlu melakukan riset dan peninjauan sedemikian rupa sebelum Anda mulai menjalankan bisnis tersebut.

10.   Pendanaan dan Investasi

Mencari investor merupakan bagian utama yang harus Anda lakukan untuk perusahaan. Dana investasi di dalam bisnis tersebut tergantung dengan layanan apa yang akan dijalankan. Untuk layanan pengiriman barang umumnya memerlukan modal lebih sedikit daripada layanan 3PL. Anda harus mengetahui secara rinci soal jumlah dana yang Anda perlukan sesuai layanan yang ada. Anda bisa mendapatkan pinjaman dana atau memperoleh mitra untuk pembangunan bisnis jasa transportasi dan logistik

 

 

You may also like