Home Perencanaan Apa yang dimaksud SPP kuliah beserta biaya perkuliahan lainnya

Apa yang dimaksud SPP kuliah beserta biaya perkuliahan lainnya

by Mas Abadi
SPP kuliah

Hal yang paling sering menjadi bahan pembicaraan diantara calon mahasiswa serta orang tua, yaitu biaya kuliah. Merupakan satu hal yang wajar, apalagi memang biaya kuliah cukup tinggi di Indonesia. Belum lagi setiap tahunnya pasti mengalami kenaikan dikarenakan banyak hal.

Jadi, apabila Anda adalah calon mahasiswa baru atau orang tua yang anaknya akan menempuh jenjang tersebut. Maka Anda wajib mengetahui beberapa biaya yang nantinya akan dibebankan ketika akan masuk dan setiap semesternya.

Berikut di bawah ini adalah biaya yang harus diketahui ketika memasuki jenjang kuliah :

Uang Kuliah Tunggal (UKT)

Untuk yang berkuliah di universitas negeri sudah tidak asing dengan istilah UKT atau Uang Kuliah Tunggal. Hal inilah yang menjadi penyebab persaingan masuk PTN begitu tinggi, sebab sistem pembayaran biaya di PTN jauh lebih sederhana serta tidak terlalu memberatkan para orang tua untuk membiayai anak-anaknya berkuliah.

Sistem UKT ini dapat dikatakan sebagai subsidi silang, dimana mahasiswa yang keluarganya berada atau dengan ekonomi tinggi secara tidak langsung membantu mereka yang memiliki ekonomi rendah. Tentunya dengan adanya sistem ini para mahasiswa akan merasa diperlakukan secara adil karena bisa membayar kuliah mereka sesuai kemampuannya.

Besaran biaya dari UKT dibagi menjadi beberapa kategori dan pada tiap PTN tentunya memiliki peraturannya masing-masing. Ada yang membagi dalam 8 (delapan) kategori, ada juga yang 5 (lima). Dimana dalam penetapannya disesuaikan dengan kemampuan finansial dari orang tua mahasiswa. Berikut perinciannya :

  • Uang Kuliah Tunggal 0 untuk Peserta Bidikmisi
  • Uang Kuliah Tunggal 1 kurang dari Rp 500.000
  • Uang Kuliah Tunggal 2 Rp 500.000 dengan penghasilan kurang dari Rp 2.000.000
  • Uang Kuliah Tunggal 3 Rp 2.000.000 dengan penghasilan kurang dari Rp 3.500.000
  • Uang Kuliah Tunggal 4 Rp 3.500.000 dengan penghasilan kurang dari Rp 5.000.000
  • Uang Kuliah Tunggal 5 Rp 5.000.000 dengan penghasilan kurang dari Rp 10.000.000
  • Uang Kuliah Tunggal 6 Rp 10.000.000 dengan penghasilan kurang dari Rp 20.000.000
  • Uang Kuliah Tunggal 7 Rp 20.000.000 dengan penghasilan kurang dari Rp 30.000.000
  • Uang Kuliah Tunggal 8 untuk yang berpenghasilan lebih Rp 30.000.000

Untuk tenggat waktu pembayarannya adalah setiap awal semester baru, berfungsi juga sebagai biaya registrasi ulang bagi setiap peserta didik.

Sumbangan Pengembangan Pendidikan (SPP)

Hampir sama dengan UKT yang biasanya diterapkan pada PTN (Perguruan Tinggi Negeri). Sumbangan Pengembangan Pendidikan atau lebih dikenal dengan SPP umumnya digunakan oleh PTS (Perguruan Tinggi Swasta) dimana besaran nominalnya serta peraturannya yang diberikan pun akan berbeda-beda, tergantung kebijakan masing-masing lembaga.

Umumnya PTS memang tidak menggunakan UKT dan lebih pada SPP dimana besarannya sama untuk semua mahasiswa yang masih aktif berkuliah di lembaga tersebut dan tidak berpatok pada penghasilan dari orang tua. Setiap mahasiswa wajib membayarkan biaya SPP sebelum semester baru dimulai.

Besaran biaya memang sama untuk setiap peserta didik, hanya saja memiliki nominal yang berbeda sesuai dengan jalur masuk. Dimana bila Anda berhasil masuk melalui jalur prestasi, ada kemungkinan akan mendapatkan keringanan biaya.

Jadi, apabila UKT ditentukan dengan tingkat penghasilan serta finansial dari mahasiswa. Maka, SPP memiliki besaran yang sama bagi seluruh peserta didik, seperti apapun keadaan finansial mereka, hanya kadang kala Anda bisa mendapatkan keringanan bila memang memenuhi syarat-syarat tertentu.

Uang Pangkal

Sumbangan Pengembangan Institusi atau yang biasa disebut dengan uang gedung, merupakan salah satu komponen biaya yang akan Anda temui ketika berkuliah di PTS dimana mahasiswa wajib membayar biaya tersebut satu kali saja ketika proses pendaftaran ulang.

Nominal dari uang pangkal ini tentunya bervariasi dan Anda bisa saja mendapatkan keringanan apabila Anda berhasil lulus ujian masuk dengan jalur prestasi. Tetapi untuk mereka yang masuk melalui jalur reguler, nominalnya cukup tinggi apalagi untuk beberapa jurusan favorit.

Biaya Sistem Kredit Semester (SKS)

Selain SPP, Anda yang nantinya menempuh pembelajaran di PTS akan dibebankan untuk biaya SKS. Rincian dari biaya kuliah yang satu ini ditentukan dengan jumlah SKS yang diambil saat semester berjalan.

Misalnya, pada satu semester biasanya memiliki nilai 2 hingga 3 SKS dan apabila Anda dalam satu semester tersebut mengambil sebanyak 24 SKS. Per SKSnya dihitung Rp 150.000, maka totalnya menjadi Rp 3.600.000.

Biaya Peralatan dan Laboratorium

Apabila Anda mengambil jurusan sains, misalnya seperti teknik, desain ataupun kedokteran. Maka, pada tiap awal semester baru Anda harus membayar untuk biaya peralatan dan laboratorium. Untuk nominalnya sendiri, tentunya bervariasi.

Demikianlah informasi mengenai SPP dan biaya kuliah lain, semoga bisa menjadi gambaran singkat bagi Anda sebelum memasuki dunia perkuliahan. Dimana besaran yang telah disebutkan di atas dapat membantu Anda untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan.

 

You may also like