Home Pinjaman Apa yang Dimaksud Dengan Nasabah? Cek Info, Jenis dan Keuntungannya

Apa yang Dimaksud Dengan Nasabah? Cek Info, Jenis dan Keuntungannya

by Mas Abadi
ilustrasi nasabah bank

Anda pasti sudah sering mendengar istilah nasabah dan apakah merupakan salah satu nasabah pada bank yang ada di Indonesia? Jika sudah, artinya Anda memiliki hak untuk menikmati semua layanan yang diberikan oleh perbankan.

Tahukah Anda jika masih banyak masyarakat di Indonesia yang tidak memiliki rekening tabungan, sehingga seringkali mengalami kesulitan ketika akan mengakses produk investasi dan keuangan. Menurut data yang dimiliki oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, pada tahun 2020 pengguna rekening mencapai angka 81,4%.

Meskipun telah meningkat setiap tahunnya, nyatanya masih banyak juga dari masyarakat Indonesia yang belum memiliki rekening dan menjadi nasabah bank manapun.

Pengertian Nasabah

Menurut OJK (Otoritas Jasa Keuangan), nasabah badan usaha atau perorangan yang menerima serta menggunakan fasilitas bank, dalam bentuk jasa maupun produk. Sebenarnya istilah tersebut tidak hanya ditujukan untuk pelanggan bank saja, karena perusahaan asuransi pun menggunakan sebutan yang sama bagi konsumennya.

Selain itu, menurut para ahli masih ada definisi lain dari nasabah, seperti :

  1. Nasabah menurut Boediono adalah orang yang seharusnya diberikan perhatian dan dipedulikan secara baik di dalam urusan berorganisasi, kepadanya hingga dapat bertahan di era persaingan yang semakin tinggi.
  2. Kemudian pengertian nasabah menurut Pardede merupakan orang yang akan mempercayakan urusan keuangannya kepada pihak bank agar dapat digunakan dalam operasional perbankan. Dengan adanya hal tersebut berharap mendapat imbalan berwujud uang dari simpanan yang mereka miliki.
  3. Lalu, nasabah menurut Kasmir adalah konsumen yang membeli serta menggunakan produk dari pihak bank.

Jenis Nasabah

Pelanggan dari perbankan pada umumnya dibagi menjadi dua kategori, yaitu :

  • Nasabah Penyimpanan

Nasabah penyimpanan merupakan pelanggan yang menitipkan dananya pada pihak bank, baik sebagai simpanan biasa maupun deposito berdasarkan kontrak atau perjanjian antara Anda dengan bank.

  • Nasabah Debitur

Nasabah debitur merupakan jenis pelanggan yang mendapatkan sarana atau fasilitas kredit yang berasal dari bank selepas melewati proses, seperti pengajuan, pengesahan dan perjanjian.

Keuntungan Menjadi Nasabah

Ada beberapa keuntungan yang bisa dapatkan ketika Anda menjadi nasabah bank, seperti berikut :

  1. Keamanan dana akan terjamin karena adanya pengawasan langsung dari lembaga pemerintah, yaitu OJK serta LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).
  2. Mendapatkan keuntungan berwujud bunga.
  3. Kemudahan yang didapatkan ketika bertransaksi, misal tarik tunai, setor tunai, transfer, investasi dan masih banyak lagi.
  4. Membantu pemerintah untuk dapat memajukan inklusi keuangan. 

Hubungan Antara Bank dan Nasabah

Pada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 mengenai Perbankan. Kewajiban dan hak telah diatur dalam sebuah perjanjian yang dibuat ketika seorang nasabah menentukan untuk mendaftar menjadi pelanggan bank.

Oleh sebab itu, sangat penting untu dapat membaca dengan baik poin-poin yang terdapat dalam perjanjian ketika Anda hendak melakukan pembukuan. Bila pelanggan merasa pihak bank telah melakukan hal diluar kewajiban, maka pelanggan dapat melaporkan pengaduan kepada Bank Indonesia.

Bentuk Perlindungan Terhadap Nasabah Bank

Setiap nasabah bank berhak mendapatkan perlindungan-perlindungan dari negara sebagai berikut :

  1. Bank memiliki kewajiban untuk dapat menyediakan segala informasi yang dibutuhkan oleh nasabah terkait hal-hal yang bisa menimbulkan kerugian ketika melakukan transaksi.
  2. Bank memiliki kewajiban untuk dapat menjaga simpanan serta data milik nasabah, kecuali untuk hal-hal yang dikecualikan, misalnya urusan piutang, perpajakan dan masalah peradilan.
  3. Dana yang dimiliki oleh nasabah akan dijamin oleh LPS (lembaga penjamin simpanan).

Klasifikasi Nasabah Bank

Klasifikasi nasabah dapat dibagi tiga kategori berdasarkan dengan syarat yang telah ditentukan tentang structured product. Pada peraturan milik OJK No. 7 tahun 2016, dijelaskan jika tersebut adalah penggabungan dua bahkan lebih dari instrumen keuangan, baik non derivatif dan derivatif bisa juga antara derivatif juga derivatif.

  1. Nasabah ritel merupakan nasabah bank yang tidak termasuk dalam pelanggan eligible serta profesional.
  2. Nasabah eligible merupakan nasabah yang memiliki pengetahuan mengenai karakteristik, resiko, dan fitur milik structured product. Pengelompokan lain bagi pelanggan, yaitu :
  • Mempunyai aset berwujud giro, kas atau tabungan setidaknya dengan jumlah 5 miliar rupiah.
  • Badan usaha yang bergerak pada bidang keuangan, misalnya perusahaan asuransi serta perusahaan untuk dana pensiun, selagi tidak berbenturan dengan undang-undang di Indonesia.
  • Badan usaha dengan modal minimal 5 miliar rupiah dan sudah menjalankan usahanya setidaknya 12 bulan.
  1. Nasabah profesional merupakan nasabah yang dianggap mampu mengetahui karakteristik, resiko serta fitur milik structured product.
  • Pemerintah Indonesia maupun negara lain.
  • Lembaga atau bank pembangunan multilateral.
  • Bank dengan modal setidaknya 20 miliar rupiah serta telah menjalankan usaha tersebut selama 36 bulan.
  • Badan usaha yang bergerak pada bidang keuangan, misalnya perusahaan sekuritas, bank atau pembiayaan produk yang berjangka dan tidak berbenturan dengan undang-undang.

Itulah sekilas informasi tentang nasabah bank, jenis nasabah, keuntungan yang akan didapatkan oleh pelanggan serta bentuk perlindungan bagi nasabah, juga mengenai pengelompokan bagi pelanggan yang ada di Indonesia.

You may also like