Home Tabungan Apa Itu Tapera? Berikut Syarat dan Cara Menggunakannya

Apa Itu Tapera? Berikut Syarat dan Cara Menggunakannya

by Mas Abadi
ilustrasi apa itu tapera

Program Tapera atau Tabungan Perumahan Rakyat telah diresmikan pihak pemerintah lewat peraturan pemerintah tentang penyelenggaraan Tapera di awal bulan Juni tahun 2020 kemarin.

Program tabungan rumah MBR atau Masyarakat berpenghasilan rendah tersebut nantinya akan langsung dikelola oleh Badan Pengelola Tapera. Untuk pelaksanaannya sendiri Tapera akan segera diterapkan di tahun 2021 ini.

Merealisasikan program Tapera ke para pekerja tidak dilakukan dengan cara serentak, akan tetapi dilakukan dengan cara bertahap. Lalu, apa sih Tapera? Apa itu Tapera dan siapa saja orang-orang yang masuk kategori dan apa saja syarat dan hal lain yang menyangkut soal Tapera. Simak terus artikel tersebut sampai habis agar Anda dapat mengetahui banyak hal mengenai Tapera.

Pengertian Tapera

Hunian atau rumah merupakan kebutuhan yang paling mendasar bagi manusia modern, dan merupakan harapan dari semua orang untuk bisa memilikinya. Akan tetapi, sampai saat ini tidak seluruh orang dapat mewujudkan untuk membeli rumah atau hunian dengan mudah.

Tidak hanya proses pembelian hunian saja yang tergolong rumit, rendahnya pendapatan bulanan juga menjadi faktor utama. Hadirnya Tapera ini bisa menjadi solusi paling tepat untuk mempunyai rumah atau hunian sendiri.

Mengutip PP No. 24 Tahun 2020, dimana Tapera merupakan wadah penyimpanan uang yang dilakukan para peserta Tapera secara periodik untuk jangka waktu tertentu cuma bisa dimanfaatkan untuk keperluan pembiayaan perumahaan atau segera dikembalikan setelah masa kepesertaan berakhir.

Manfaat Tapera

Perumahan Subsidi

Perlu diketahui bersama bahwa Tapera sengaja dibentuk agar bisa memberikan kemudahan terhadap masyarakat, khususnya masyarakat dengan penghasilan rendah yang sulit untuk membeli rumah. Adi Setianto selaku Komisioner BP Tapera mengatakan,” Pada BP Tapera ini, kami diamanatkan oleh undang-undang agar menghimpun dana yang murah untuk jangka panjang yang diperlukan untuk pembiayaan kepemilikan rumah layak huni namun terjangkau.”

Berikut ini beberapa manfaat dari program Tapera, antara lain:

  • Kemudahan dalam Membeli Hunian

Tapera hadir fungsi sebagai bentuk tabungan untuk para peserta. Jika selama ini orang-orang kesulitan menyimpan dana yang akan digunakan untuk membeli hunian, Tapera bisa menjadi solusi yang tepat. Masyarakat yang memiliki penghasilan rendah dapat terbantu dengan hadirnya program pemerintah satu ini. Sebagian pendapatan akan tersimpan secara otomatis yang akan dipakai untuk membeli rumah nantinya.

  • Uang untuk Renovasi Hunian

Anda juga bisa memanfaatkan uang Tapera tersebut untuk renovasi hunian yang mengalami berbagai kerusakan. Semua orang tidak mengetahui kapan sebuah hunian memerlukan renovasi atau perbaikan dan umumnya hal tersebut datang secara mendadak dan memerlukan biaya yang pastinya tidak sedikit. Maka, penyimpan dana lewat tabungan perumahan rakyat akan sangat bisa untuk diandalkan agar rumah bisa diperbaiki sewaktu-waktu bila diperlukan.

Selain itu, Tapera berfungsi untuk memudahkan Anda dalam memperoleh tempat tinggal atau hunian yang layak serta dapat dimiliki sendiri. Tentu hal ini sangat menguntungkan dan bisa dikatakan program tersebut merupakan tindakan yang bijak dari pihak pemerintah di Indonesia.

Tahapan Penerapan Tapera

Pemerintah sudah merencanakan untuk merealisasikan program Tapera tersebut di tahun 2021 dan terbagi menjadi 3 tahap, yakni:

  •         Tahap Pertama: Polisi, Tentara, PNS
  •         Tahap Kedua: Para pegawai BUMN dan BUMD
  •         Tahap Ketiga: Para peserta swasta dan mandiri

Syarat Menjadi Peserta Tapera

Para pekerja yang wajib menjadi peserta untuk program Tapera, yakni:

  •         Calon ASN atau yang telah resmi menjadi aparatur sipil negara
  •         Prajurit serta siswa TNI
  •         Pejabat negara
  •         Kepolisian Republik Indonesia
  •         Buruh atau pekerja di BUMN dan BUMD
  •         Buruh atau pekerja di sebuah perusahaan swasta
  •         Para pekerja penerima gaji atau upah lainnya
  •         Pekerja mandiri atau para warga negara asli Indonesia yang bekerja namun tidak bergantung oleh pemberi kerja agar bisa memperoleh pendapatan
  •         Warga negara asing (WNA) pemegang visa yang datang untuk bekerja di Indonesia dengan jangka waktu paling tidak 6 bulan dan sudah membayar simpanan.

Cara Mencairkan Dana Tapera

Jika Anda ingin melakukan penarikan atau mencairkan iuran Tapera, bisa dilakukan lewat bank kustodian yang sudah ditunjuk langsung oleh pemerintah melalui BP Tapera. Sampai saat ini perusahaan perbankan yang telah ditunjuk sebagai bank kustodian yaitu Bank Rakyat Indonesia atau Bank BRI.

Uang Tapera nantinya akan dikembalikan semuanya ke para peserta jika masa kepesertaan nya sudah berakhir atau sudah diluar dari masa waktu yang ditentukan. Berakhir masa kepesertaan bisa terjadi jika peserta sudah mencapai umur 58 tahun atau sudah meninggal dunia.

Tidak hanya itu, iuran Tapera juga bisa dicairkan apabila pesertanya sudah tidak bisa memenuhi kriteriaan kepersertaan selama lima tahun secara berturut-turut. Iuran Tapera yang ingin ditarik wajib dibayarkan ke peserta paling lambat tiga bulan sesudah masa kepesertaan seorang peserta telah dinyatakan berakhir.

You may also like