Home Tabungan Apa itu Suku Bunga Bank? Yuk Kenali Jenis-Jenisnya

Apa itu Suku Bunga Bank? Yuk Kenali Jenis-Jenisnya

by Greg Pascal
Suku bunga

Suku bunga merupakan bentuk balas jasa perbankan untuk nasabah yang mengajukan pinjaman maupun simpanan, besaran tarif yang dikenakan tergantung dari jenis dan jangka waktunya.

Pengertian suku bunga menurut Otoritas Jasa Keuangan adalah sejumlah imbalan yang diberikan kepada nasabah atas simpanan uang di bank dengan persentase dan jangka waktu tertentu, atau tingkat bunga dikenakan terhadap pinjaman bank kepada debitur.

Artinya, ketika meminjam uang di bank maka dikenakan bunga yang harus dibayar nasabah dalam periode tertentu. Begitupun sebaliknya, nasabah yang menyimpan uang di Bank, maka akan ada imbalan yang diberikan Bank dengan persentase tertentu.

Berdasarkan kategorinya, terdiri atas bunga simpanan dan bunga pinjaman. Keduanya sebagai bentuk balas jasa atau imbalan kepada nasabah yang menabung atau meminjam uang di bank.

Dalam industri perbankan terdapat jenis-jenis suku bunga yang nilainya bisa berbeda-beda sesuai dengan ketentuan yang dibuat oleh masing-masing bank, maupun mengikuti aturan yang dibuat oleh Bank Indonesia.

Jenis Suku Bunga Kredit

Adapun jenis-jenis suku bunga kredit adalah sebagai berikut.

1. Bunga Flat

Bunga flat adalah bunga bank yang proses perhitungannya mengacu pada jumlah pokok pinjaman di awal untuk setiap periode angsuran. Biasanya berlaku untuk kredit jangka pendek seperti kendaraan bermotor, handphone, KTA dan lain sebagainya.

Dalam artian dimana bunga flat dari segi jumlah cicilan dan bunga akan tetap sama atau merata setiap bulannya, begitupun dalam perhitungannya sangat sederhana. 

2. Bunga Fixed

Bunga fixed adalah suku bunga yang sifatnya tetap atau tidak akan berubah hingga masa jatuh tempo pinjaman yang telah ditentukan. Kelebihan bunga ini, meskipun suku bunga di pasar naik atau mengalami perubahan, bunga fixed tidak akan mengalami kenaikan.

Contoh suku bunga fixed bisa ditemukan pada Kredit Pemilikan Rumah atau KPR, kredit kendaraan bermotor, dan lain sebagainya bagi yang menerapkan suku bunga tetap ini.

3. Bunga Floating

Bunga floating atau mengambang adalah suku bunga yang mengikuti tren pasar, artinya jika suku bunga di pasaran naik maka akan ikut mengalami kenaikan juga, begitu pula sebaliknya.

Itulah kelebihan sekaligus kekurangan bunga floating yang bergantung pada suku bunga di pasaran. Contoh suku bunga floating seperti KPR untuk periode tertentu, pinjaman modal usaha, atau kredit jangka panjang. 

4. Bunga Anuitas

Bunga anuitas dalam perhitungannya porsi bunga pada awal sangat besar seemntara porsi cicilan pokoknya kecil. Ketika mendekati jatuh tempo masa kredit, maka porsi cicilan akan sangat besar dan porsi bunganya menjadi kecil.

Contoh suku bunga anuitas diantaranya seperti kredit jangka panjang yang diterapkan untuk pinjaman Kredit Pemilikan Rumah atau KPR dan kredit investasi. 

5. Bunga Efektif

Bunga efektif adalah suku bunga punya karakteristik lebih adil bagi masabah, hal ini dihasilkan dari perhitungan sisa jumlah pokok pinjaman setiap bulannya seiring menyusutnya  cicilan yang dibayarkan.

Dalam artian, semakin sedikit jumlah pokok pinjaman, maka semakin sedikit juga suku bunga yang dibayarkan. Jadi, untuk cicilan kedua akan lebih kecil dari cicilan pertama dan berlaku seterusnya.

Inilah Jenis-jenis suku bunga yang harus diketahui oleh calon nasabah yang ingin mengajukan permohonan pinjaman atau kredit ke bank, sehingga bisa menakar kemampuan dalam membayar cicilan setiap bulannya.

Suku bunga

Baca Artikel Selanjutnya :

Jenis Suku Bunga Simpanan

Adapun jenis-jenis suku bunga simpanan sebagai berikut

1. Simpanan Tabungan

Bunga simpanan tabungan adalah bunga yang diberikan oleh bank kepada nasabah sesuai dengan jumlah tabungannya. Hal ini tentunya akan berbeda antara nasabah yang satu dengan yang lainnya, sehingga besaran nominal bunganya bisa berbeda pula.

2. Simpanan Deposito

Bunga simpanan deposito adalah bunga yang diberikan oleh bank kepada nasabah yang telah membuka tabungan deposito. Untuk jumlah bunga yang diberikan biasanya sama, sebab jumlah deposito tidak akan berubah dalam jangka waktu tertentu.

Itulah jenis suku bunga untuk nasabah yang menyimpan uangnya di bank, nasabah bisa mendapat kan bunga dari bank sesuai dengan jumlah tabungan dan jenis simpanannya.

Fungsi dan Manfaat Bunga Bank

Adapun fungsi bunga bagi bank adalah sebagai sumber pendapatan atau balas jasa. Ketika nasabah meminjam dana ke bank, maka harus mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku sebagai bentuk kesepakatan yang disetujui oleh peminjam dan bank.

Dana pinjaman nantinya akan dibayarkan oleh nasabah dengan bunga yang telah disepakati, maka bunga cicilan dari pinjaman tersebut bisa menjadi pemasukan bersih bagi bank.

Sedangkan manfaat bunga bank untuk nasabah adalah sebagai bentuk untuk menambah dana nasabah. Ketika nasabah menyimpan dana dalam bentuk deposito, maka bank bisa menghimpun dana tersebut untuk kebutuhan peminjam.

Kemudian dana tersebut bisa diberikan kepada peminjam dengan bunga yang telah ditentukan. Nah, bagi yang menyimpan dana bisa menjadi bertambah karena bunga bank tersebut atau sebagai imbalan balas jasanya.

Suku bunga merupakan imbalan bagi nasabah yang melakukan kegiatan menyimpan uang di bank, begitupun bagi nasabah yang meminjam uang di bank maka akan dikenakan bunga sebagai bentuk balas jasa. Apakah anda tertarik menyimpan atau meminjam uang di bank?

You may also like