Home Perencanaan Apa itu Income Statement?

Apa itu Income Statement?

by Mas Abadi

Bagi para pelaku usaha atau perusahaan penting untuk selalu memperhatikan income statement. Dikarenakan komponen ini sangat berpengaruh pada arus kas perusahaan. Sehat atau tidaknya keuangan suatu perusahaan dapat dilihat dari income statement. Meskipun memikirkan keuntungan memang perlu dilakukan namun masih banyak aspek-aspek yang lebih krusial. Lalu, sebenarnya apa sih pengertian dari income statement itu ?

Pengertian Income Statement

Income statement atau bisa juga disebut dengan laporan laba rugi. Atau istilah lainnya yakni revenue statement, operating statement, dan statement of profit and loss. Di dalam laporan laba rugi terdapat rincian atas keuntungan atau laba yang diperoleh selama beroperasi dan jumlah yang dikeluarkan untuk biaya operasional (sewa, gaji, komisi penjualan, transportasi dan lain-lain). Laporan ini wajib ada di setiap laporan keuangan perusahaan karena bisa menjadi tolak ukur bagaimana operasional sebuah perusahaan dalam periode waktu tertentu. Apakah bisa dikatakan berhasil atau justru mengalami keterpurukan ?

Seberapa besarnya beban yang ditanggung juga bisa dilihat dari laporan laba rugi sehingga nantinya akan memunculkan berbagai solusi jika beban yang dikeluarkan lebih besar daripada pendapatan. Terkadang para investor juga akan menggunakan income statement untuk bisa menentukan bagaimana nilai investasi serta profitabilitasnya. Dalam income statement atau laporan laba rugi terdapat beberapa elemen antara lain :

  1. Revenues atau pendapatan

Pendapatan yaitu imbalan yang diperoleh dari pemberian produk barang maupun jasa yang diproduksi untuk operasional suatu perusahaan. Elemen ini menjadi hal yang paling penting untuk menentukan besarnya perolehan laba perusahaan dalam satu periode tertentu.

  1. Expenses atau beban

Expense atau beban yaitu adanya pengeluaran untuk konsumsi barang dan jasa di saat yang bersamaan untuk memperoleh pendapatan (revenues). Besaran beban diukur dari jumlah barang maupun jasa yang digunakan atau dialokasikan.

  1. Gains atau keuntungan

Setiap kali perusahaan menghasilkan keuntungan atau mulai menyadari ada peningkatan nilai aktiva melalui sumber sekunder seperti investasi pada instrumen keuangan maupun pelepasan aset, itu dianggap sebagai gains atau keuntungan. Perolehan keuntungan bisa akan diklafikasikan menjadi income mapun kapital atau modal.

  1. Losses atau kerugian

Loss atau kerugian adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan adanya beban (expense) yang berlebih dalam suatu periode. Jadi, loss merupakan kebalikan dari keuntungan (gains) sehingga dapat dikatakan bahwa loss berarti pendapatan yang diterima perusahaan lebih kecil dibandingkan dengan pengeluarannya.

Selain terdapat beberapa elemen yang ada di laporan laba rugi, pada proses penyusunannya juga terdapat jenis pembagian laba, antara lain :

  • Laba Kotor

Laba kotor adalah pendapatan langsung yang diperoleh suatu perusahaan, yang bersumber dari penjualan bersih setelah dikurangi HPP atau Harga Pokok Penjualan selama satu periode. Dengan perhitungan laba kotor maka bisa diukur sejauh mana perusahaan mampu menutupi biaya operasional atau produksi.

  • ┬áLaba Operasi

Laba ini didapatkan dari selisih antara penjualan produk dengan seluruh biaya serta beban operasional perusahaan. Laba operasi bisa digunakan sebagai tolak ukur seberapa besar kemampuan sebuah perusahaan untuk dapat menghasilkan revenues atau pendapatan.

  • Laba Bersih

Untuk bisa menentukan profitabilitas sebuah perusahaan maka dibutuhkan perhitungan laba bersih pada laporang laba rugi. Laba ini merupakan kebalikan dari laba kotor, yaitu sisa pendapatan atau keuntungan yang diperoleh setelah dikurangi biaya operasional perusahaan dan pajak penghasilan.

Fungsi Income Statement atau Laporan Laba Rugi

Income statement ini termasuk hal penting yang harus ada di laporan keuangan perusahaan setelah laporan arus kas dan neraca. Ada beberapa fungsi dari income statement sehingga penting bagi sebuah perusahaan.

  1. Sebagai indikator dalam menilai perkembangan perusahaan

Adanya laporan laba rugi bisa dijadikan sebagai langkah awal untuk mengetahui bagaimana perkembangan suatu perusahaan. Jika laba yang diperoleh lebih besar nilainya daripada kerugiannya, itu artinya perusahaan tersebut memiliki prospek yang bagus dan menjanjikan. Ini akan memudahkan para investor dalam mengambil keputusan jika ingin menanam modalnya di sebuah perusahaan.

  1. Menjadi bahan evaluasi perusahaan

Fungsi selanjutnya dari adanya laporan laba rugi yaitu dijadikan bahan untuk mengevaluasi keuangan perusahaan selama periode tertentu, baik per satu bulan, trisemester atau satu tahun. Dengan mengetahui bagaimana keuangan perusahaan, mudah bagi para pimpinan untuk mengambil sebuah keputusan.

Dari penjabaran di atas dapat disimpulkan bahwa income statement atau laporan laba rugi sangat berpengaruh bagi keberlangsungan suatu perusahaan atau bisnis yang dijalankan. Banyak keputusan yang dapat diambil oleh pimpinan perusahaan hanya dengan melihat laporan keuangan yang terdiri dari arus kas, neraca dan laba rugi.

Itulah tadi penjelasan mengenai income statement yang bisa menambah pengetahuan Anda. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

You may also like