Home keuangan 5 Hal yang Wajib Diperhatikan sebelum Pinjam Uang Lewat Pinjol, Langsung dari OJK!

5 Hal yang Wajib Diperhatikan sebelum Pinjam Uang Lewat Pinjol, Langsung dari OJK!

by admin 2
Hal yang wajib diperhatikan sebelum lakukan transaksi dengan pinjol atau pinjaman online menurut OJK. (UNSPLASH/Emil Kalibradov)

EduFinansial – Meminjam uang melalui layanan fintech lending atau yang lebih dikenal akrab sebagai pinjaman online (pinjol) menjadi salah satu mendapatkan dana tunai yang cepat. Terlebih dengan persyaratan yang cenderung lebih mudah dibandingkan meminjam uang melalui bank konvensional. Namun, menggunakan layanan ini juga memiliki beberapa kekurangan, salah satunya yaitu dari bunga dan denda keterlambatan yang tinggi, serta masih dilaporkannya ribuan layanan pinjol ilegal oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

OJK sendiri merupakan pihak berwenang yang mengatur sekaligus mengawasi layanan pinjol atau fintech lending di Indonesia. Salah satu ciri penting dari layanan pinjaman online yang legal adalah diberikannya izin operasi oleh OJK kepada perusahaan bersangkutan. Hal ini dapat dijadikan satu patokan untuk calon pengguna sebelum mengajukan kredit tunai digital melalui layanan pinjaman online.

Tidak hanya itu, beberapa hal di bawah ini juga menjadi hal wajib yang harus diperhatikan oleh calon pengguna sebelum melakukan transaksi melalui pinjol. Setidaknya terdapat lima hal yang wajib diperhatikan menurut OJK sebagai regulator resmi.

Layanan pinjol wajib berizin OJK

OJK menjadi tujuan utama sebelum melakukan transaksi dengan layanan pinjaman online. Sebab, sebagai regulator resmi layanan fintech lending, OJK berperan memberikan izin sekaligus mengawasi dan mengatur layanan pinjol terkait. Sejauh ini, per 9 Maret 2023 terlapor sejumlah 102 perusahaan layanan fintech lending yang telah mengantongi izin OJK. Sementara layanan pinjol ilegal yang tercatat di periode yang sama berjumlah 4.400 perusahaan.

Kewaspadaan calon pengguna dibutuhkan agar terhindar dari jebakan pinjol ilegal. Dilansir melalui laman resmi OJK, pihak OJK sendiri tidak bertanggung jawab atas proses pinjam-meminjam maupun pengaduan terkait layanan pinjol ilegal.

Perhatikan gaji yang masuk

Hal ini ditegaskan oleh OJK berkaitan erat dengan kemampuan bayar pengguna terkait transaksi penggunaan layanan kredit digital yang dilakukan. Memerhatikan gaji yang masuk akan menentukan jumlah nominal pinjaman yang diajukan. Pinjamlah sesuai kebutuhan dan digunakan untuk kegiatan produktif. Sesuaikan pula, misalnya maksimal dari 30% jumlah penghasilan, sebelum mengajukan pinjaman uang ke pinjol.

Hal ini juga dapat diperhitungkan untuk menimbang-nimbang keputusan sebelum mengajukan kredit di penyedia layanan pinjaman online. Sebab, bunga yang ditawarkan jasa pinjol lebih tinggi dibandingkan pinjaman lain.

Jangan terlambat membayar cicilan

Poin sebelumnya juga turut berkaitan erat dengan adanya peringatan untuk membayar cicilan pinjol tepat waktu. Jangan terlambat membayar cicilan pinjaman online. Sebab, denda keterlambatan layanan pinjol dikenal lebih tinggi dibandingkan meminjam dari pihak konvensional lainnya, misal bank.

Jika terlambat melakukan pembayaran, OJK sendiri menyarankan untuk menghubungi pihak pemberi pinjaman dalam hal ini yaitu penyedia layanan pinjaman online dan melakukan kesepakatan bersama.

Hindari utang demi bayar utang

Hindari istilah “gali lubang tutup lubang” atau meminjam uang demi menutup utang lainnya. Hal ini memang nampak menjadi solusi. Namun, hal tersebut tidak akan meringankan beban pengguna. Melainkan menambah beban lain lewat cicilan yang kian bertambah.

Pertimbangkan bunga dan denda

Terakhir, perhatikan dengan benar kontrak yang tertera. Beberapa hal di dalam kontrak perjanjian pinjaman yang pasti muncul adalah terkait bunga dan denda. Masing-masing layanan pinjol memberikan bunga dan denda yang berbeda.

Jangan terburu-buru dalam memilih layanan fintech lending alias penyedia pinjaman online, pastikan telah memahami bunga dan denda yang diberikan oleh layanan pinjaman online terkait. Pelajari dan survei terlebih dahulu tentang bunga dan denda yang ditawarkan. Pilihkan pinjaman online yang menawarkan bunga dan denda paling rendah. Hal ini bertujuan untuk meringankan cicilan.***

You may also like