Home Perencanaan 5 Alasan Pentingnya Training Keuangan bagi First Jobbers

5 Alasan Pentingnya Training Keuangan bagi First Jobbers

by Mas Abadi

Ketika Kamu sudah mendapatkan pekerjaan dan itu merupakan pekerjaan yang pertama kali dalam hidupmu maka sudah saatnya untuk mulai memiliki training keuangan jangka panjang. Hal ini bertujuan supaya Kamu bisa memiliki banyak rencana dengan tetap memiliki juga kesehatan keuangan, mungkin saja dengan tata kelola keuangan yang tepat dapat membuat Kamu bisa memenuhi kebutuhan keluarga dan juga kebutuhan diri sendiri.

Di dalam perusahaan, training keuangan juga salah satu jenis manajemen keuangan yang mungkin bisa didapatkan atau dikonsultasikan kepada pihak human resource (HRD) kepada karyawan baru supaya dapat mengelola keuangan mereka ketika masih baru dalam perusahaan tersebut sehingga First jobbers tersebut betah bertahun tahun mengabdi di perusahaan. First jobber merupakan sebutan bagi seorang karyawan baru yang belum memiliki pengalaman pekerjaan secara personal maupun kelembagaan dan juga bagi karyawan yang masih baru di dunia perkantoran yang keras ini.

Training keuangan merupakan melatih mengelola keuangan pribadi maupun perusahaan yang memiliki fungsi yang vital untuk perkembangan dan kemajuan dari suatu bisnis yang sedang dimiliki. Dalam eksekusinya training keuangan tidak bisa lepas dari mencatat dan melaporkan keuangan yang masuk setiap hari maupun setiap bulannya. Maka dari itu training keuangan cukup sulit bagi pemula atau perusahaan baru yang baru ingin mengelola keuangannya, harus selalu mencatat informasi sekecil apapun dan membuat laporannya secara rinci.

Cara Menabung Bagi First Jobbers

Bagi first Jobber yang ingin menyisihkan gaji nya atau menginkan gajinya untuk ditabung merupakan aktivitas yang tidak mudah, karena digaji yang pertama pasti memiliki angan angan untuk memenuhi keinginan. Banyak godaan yang bisa menghambat proses menabung, akan tetapi cara menabung dibawah ini mungkin cocok buat Kamu yang first jobber.

  • Tahan Hasrat Berbelanja

Sebagai first jobber yang memiliki gaji pertama dan gajinya masih pas pasan, tentunya Kamu harus lebih bijak dalam mengelola atau membelanjakan uang gaji tersebut. Apabila ada kondisi mendesak untuk berbelanja kebutuhan, maka tahan hasrat untuk membeli barang yang tidak diperlukan, carilah toko dengan diskon maupun promo cashback yang bisa lebih menghemat pengeluaranmu.

  • Membuat Catatan Pengeluaran Prioritas

Cara selanjutnya untuk menabung yaitu membuat catatan pengeluaran yang menyesuaikan kebutuhan daripada keinginan terlebih dahulu, jika masih belum memiliki tempat tinggal bisa untuk menyewa kamar kos, lalu tambahkan pengeluaran tempat tinggal, makan, peralatan kebutuhan dalam kamar kos, lalu jika data tersebut sudah mencapai satu bulan maka Kamu bisa mengevaluasi apa yang perlu dibeli dan apa yang perlu dikurangi supaya dapat menghemat pengeluaranmu.

  • Selalu Menjaga Kesehatan

Jika tubuhmu sehat maka akan membuat resiko mengeluarkan uang untuk berobat pun semakin kecil, maka ingat kata orang tua dulu Kesehatan itu mahal harganya. Dengan kesehatan maka kamu bisa memprioritaskan uang tersebut menjadi tabungan atau investasi jangka panjang.

Alasan Pentingnya Training Keuangan Untuk First Jobber

Training keuangan dalam suatu perusahaan itu sangat penting bagi First jobber mengapa demikian? simak alasannya dibawah ini ya.

  • Dapat menentukan Tujuan Keuangan

Dimasa pertama kali bekerja dan mendapatkan gaji , biasanya tidak akan memiliki tujuan dari keuangan. Apalagi berpikir hari tua akan memiliki usaha apa dan berapa banyak tabungan? pastinya kebanyakan tidak sampai berpikir sampai segitunya. Padahal jika kamu sudah memiliki tujuan keuangan maka akan memiliki masa pensiun yang sejahtera. Tujuan utama dari training keuangan adalah untuk menata masa depan dari awal kamu mendapatkan gaji pekerjaan.

  • Memiliki Tabungan dan Investasi

Jika kamu memiliki tabungan dan investasi akan membuat kehidupan di masa depan menjadi lebih tenang. Hal ini juga menjadi salah satu alasan mengapa first jobber memerlukan training keuangan yang sangat komprehensif. Sisihkan sisa dari gaji yang dipakai untuk memenuhi kebutuhan pokok menjadi tabungan dan investasi supaya di kala ada kebutuhan mendadak kamu tidak perlu pusing mencari hutang kesana kemari.

  • Membiasakan Mengelola Keuangan Dengan Tepat

Tidak banyak first jobber yang bisa mengelola keuangannya dengan baik, kebanyakan ketika mendapat gaji pertama malah di hambur hamburkan untuk self reward maupun healing. Jika gaji tersebut habis maka di bulan kedepannya akan kesulitan memenuhi kebutuhan pokoknya, maka dari itu belajarlah sejak dini mengelola keuangan dengan bijak.

  • Menghindari Hutang

Era serba digital seperti saat ini hutang menjadi hal yang biasa terjadi untuk first jobber, namun sebetulnya hutang menjadi momok besar untuk kamu yang masih menjadi karyawan baru, karena hanya mementingkan keinginan saja, ketika hutang yang berbunga tersebut terlalu tinggi maka gajimu tidak akan cukup untuk menutupnya.

  • Memilih Asuransi Dengan Tepat

First jobber yang menjadi tulang punggung keluarga pastinya membutuhkan asuransi, hal ini supaya untuk kebutuhan dirimu sendiri dan keluarga, apabila ada kecelakaan kerja yang membuat kamu tidak bisa bekerja maka kamu masih punya proteksi untuk keuangan di masa depan.

You may also like