Home Tips 4 Trik Pangkas Uang Belanja Di Saat Harga Komoditas Naik

4 Trik Pangkas Uang Belanja Di Saat Harga Komoditas Naik

by Mas Abadi

Seperti yang kita ketahui bersama saat ini harga kebutuhan pokok mulai dari beras, gula dan lainnya sedang mengalami peningkatan yang cukup membuat kantong berteriak dikarenakan kenaikannya yang drastis apalagi pada minyak goreng dan telur.

Karena hal tersebut pastilah banyak diantara Anda yang harus memutar otak dalam hal mengelola keuangan rumah tangga supaya dapur tetap bisa ngebul setiap harinya. Berikut dibawah ini adalah 4 trik yang bisa Anda lakukan untuk menghemat pengeluaran :

Memasak dengan menu yang sama

Bisa memasak dengan beragam variasi menu tentunya akan menyenangkan dan membuat anggota keluarga tidak cepat bosan serta lebih memilih untuk makan di rumah dibandingkan harus jajan. Namun, ketika segala bahan pangan saat ini sedang melonjak harganya, tidak masalah bagi Anda untuk memasak dengan menu yang sama dalam satu bulan.

Apalagi masakan tidaklah seperti ketika anda membuat roti di mana resep dari kue atau roti itu memang sudah paten yang saat Anda ubah satu bahan saja maka semuanya harus ikut dirubah. Berbeda dengan masakan, contohnya ketika anda membuat orak-arik dimana bahan yang digunakan biasanya adalah sayuran dan telur.

Nah, biasanya ketika membuat orang tarik sayuran dipergunakan pasti hanya seputar buncis, wortel serta kubis, lalu gimana caranya memvariasikan orak-arik supaya tidak membosankan. Anda bisa mengganti sayurannya dengan jenis yang lain misalkan menggunakan brokoli, kemudian menambahkan lobak, rebung, jamur dan sayur lainnya yang sekiranya memang bisa dijadikan menu.

Mengubah brand produk

Maksud dari mengubah brand produk di sini adalah jika biasanya Anda menggunakan produk-produk dengan brand yang sudah sangat terkenal, maka kali ini gantilah dengan brand lain yang memiliki fungsi sama, namun tetap mempunyai kualitas yang baik atau bisa juga dengan cara mengganti produk yang biasanya kemasan menjadi curah.

Contohnya, jika biasanya Anda memasak menggunakan merk minyak goreng B maka anda dapat menggantinya dengan minyak tidak bermerek atau curah, bisa juga membeli minyak goreng yang memiliki merk lainnya. Karena yang seperti anda ketahui ada begitu banyak jenis minyak goreng dengan banyak brand yang harganya jauh di bawah minyak goreng B tersebut.

Menanam sayur organik dan lainnya

Bila Anda perhatikan semenjak pandemi 2 tahun yang lalu, banyak sekali orang yang mulai memilih bercocok tanam di rumahnya masing-masing. Cara ini juga bisa anda terapkan sebagai salah satu trik untuk menyiasati pengeluaran bulanan khususnya untuk belanja bahan makanan.

Anda dapat memilih sayur-sayuran yang sekiranya mempunyai masa panen tidak terlalu lama, misalnya seperti kecambah lalu kangkung, bayam, timun dan lainnya. Anda bisa mencari informasi mengenai sayur-sayuran yang cocok dengan jenis tanah yang ada di rumah, bisa juga Anda membeli tanah yang sudah dipupuk. Saat ini mudah menemukannya baik di tempat khusus penjualan tanaman atau online.

Tidak hanya sayuran Anda juga dapat mulai secara mandiri menanam bumbu dapur yang memang sekiranya mudah untuk tumbuh dan tidak perlu perawatan ekstra, contohnya seperti jahe, lengkuas, kunyit, kemudian daun pandan, sereh dan lain sebagainya. 

Manfaatkanlah program diskon toko

Memanfaatkan adanya program diskon atau promo dari toko yang menjadi langganan Anda juga merupakan salah satu cara untuk melakukan penghematan. Selain itu, jika anda merupakan nasabah dari kartu kredit, biasanya akan ada program di mana pihak kartu kredit mempunyai kerjasama dengan tokoh-tokoh tertentu.

Anda bisa memanfaatkan program tersebut ketika berbelanja di toko yang memang memiliki kerjasama dengan kredit card yang Anda gunakan. Untuk potongannya sendiri biasanya cukup besar mulai dari 10% sampai dengan 50% atau lebih. Tapi perlu diingat jangan menggunakan kartu sakti ini secara berlebihan agar tidak membebani Anda saat melakukan pembayaran tagihan.

Selain tips dan trik di atas hal yang paling utama harus anda lakukan adalah membuat daftar perencanaan keuangan bulanan. Di mana dalam daftar tersebut berisikan kebutuhan Anda selama satu bulan pengeluaran apa saja yang wajib serta jangan lupa juga untuk menyisihkan penghasilan ke tabungan khusus dana darurat.

Pengeluaran wajib itu misalkan seperti pembayaran tagihan listrik, air PDAM, kuota, bensin/ transportasi, biaya pendidikan anak, kebutuhan belanja dan lainnya. Kemudian ada pula pembayaran untuk tagihan kartu kredit atau paylater serta cicilan lain yang mungkin saja masih harus dibayarkan.

Kemudian, pastikan jika hutang Anda setiap bulannya tidak melebihi 30% karena jika sudah lebih dari ketentuan tersebut mau tidak mau Anda harus mencari penghasilan tambahan guna menutupi kebutuhan hidup. Selain itu, untuk dana darurat sendiri usahakan setiap bulannya Anda bisa menyisihkan sebesar 10 hingga 15% dari gaji.

Walaupun terlihat kecil namun jika anda melakukan nya secara teratur tentu dana ini akan semakin banyak. Simpanan cadangan ini usahakan untuk tidak Anda gunakan kecuali terjadi musibah atau memang membutuhkan dana besar di saat itu.

You may also like